Tingkatkan Kapasitas Media, Dewan Pers Gelar Workshop Peliputan Pilkada 2024 di Sulut

oleh -1705 Dilihat

Newposkomanado NPM TV mewartakan dari Manado Sulawesi Utara, kamis 12 September 2024.

banner 336x280

Dalam rangka memajukan kompetensi dalam kapasitas Kewartawanan khususnya media cetak , Elektronik dan media Online dengan tema Workshop Peliputan Pilkada 2024 di Provinsi Sulut, Agar terciptanya Ruang publik yang kondusif sehat dan bersih dari berita palsu dan hoaks.

Ketua Dewan Pers Ninik Rahayu dalam materinya melalui Wakil Ketua Dewan Pers Agung Dharmajaya usai membuka kegiatan workshop menjelaskan tahapan Pemilu Legislatif serta Pemilu Presiden & Wakil Presiden sudah dilaksanakan.

Lengkapnya Di tahun 2024 ini juga akan dilaksanakan Pilkada tingkat kabupaten, kota, dan provinsi secara serentak nasional akan diselenggarakan dalam waktu yang bersamaan pada Rabu 27 November 2024 mendatang.

“Salah satu kunci sukses penyelenggaraan ajang demokrasi tersebut adalah terciptanya ruang publik yang kondusif, sehat, dan bersih dari berita palsu atau fake news serta hoaks,” terang  M.Agung Dharmajaya.

Dia mengharapkan peran pers dalam melakukan edukasi melalui informasi yang proporsional tentang Pilkada, sehingga masyarakat dapat diajak untuk berperan serta mengawasi tahapan persiapan pelaksanaan, penyelenggaran, termasuk peserta Pilkada.

“Interaksi masyarakat dalam pemberitaan Pilkada oleh pers akan sangat membantu untuk melihat parameter tingkat kesuksesan persiapan Pilkada,” tutup Dia.

Workshop ini menghadirkan narasumber anggota Dewan Pers Totok Suryanto yang membahas tentang “Peran, fungsi, tanggung jawab posisi pers dan wartawan terkait Pilkada 2024”. Dalam paparannya, dia memaparkan tentang bagaimana posisi media dan wartawan dalam meliput Pilkada.

“Tetap patuh pada Kode Etik Jurnalistik atau KEJ dalam menjalankan tugas profesi sebagai wartawan,” tuturnya.

Materi kedua tentang “Belajar mencermati dan membaca data survey Pilkada”, disampaikan oleh founder Kedai Kopi Hendri Satrio. Dia banyak menjelaskan tentang bagaimana metodologi pelaksanaan survey, serta menjaga kredibilitas lembaga survey agar tetap dipercaya publik.

“Karena kepercayaan publik inilah Kedai Kopi masih eksis sebagai lembaga survey,” ujarnya.

Narasumber lainnya yang dihadirkan dalam workshop ini adalah anggota KPU Sulut Meidy Tinangon yang membahas soal ”Peraturan Perundang-undangan terkait Pemilu dan Pilkada 2024”, Ketua Bawaslu Sulut Ardiles Mewoh memaparkan tentang”Pentingnya Keterlibatan Media Pers dan Masyarakat dalam Pengawasan Pilkada 2024”, serta Wakil Ketua KPID Sulut Heriyanyo yang mengulas terkait”Pemberitaan dan Iklan Kampanye di Media Penyiaran”.

Workshop yang dipandu oleh Chetiza SZ Lumingkewas ini menghadirkan peserta Ahli Pers dari Dewan Pers, konstituen Dewan Pers, serta puluhan pemimpin redaksi media cetak, elektronik, dan online.

Tevri Romeo Newposkomanado NPM TV mewartakan.

 

 

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.