Dugaan Penipuan Program Stunting Sulut 2025, Investor Mengaku Rugi Jutaan Rupiah 

oleh -117 Dilihat

NPM TV, MANADO – Seorang perwakilan investor bernama Samsul mengaku menjadi korban dugaan penipuan dalam kerja sama program pencegahan dan penanganan stunting di Sulawesi Utara tahun 2025.

banner 336x280

Menurut Samsul, awalnya dirinya diperkenalkan oleh rekannya, Jack Audi Mamengko, kepada Lodi Sengkey yang disebut memiliki akses pekerjaan program stunting. Selanjutnya Samsul dipertemukan dengan Billy Kaloh yang mengaku memiliki perusahaan bernama PT PLAS dan mampu mendapatkan surat pesanan produk stunting dari sejumlah desa di Sulawesi Utara.

Dalam beberapa pertemuan, Samsul mulai merasa curiga karena pihak perusahaan tidak menunjukkan company profile secara jelas serta menolak membuat nota kesepahaman atau MOU kerja sama.

Kecurigaan semakin muncul setelah dirinya diminta membiayai berbagai kebutuhan operasional, termasuk pembelian laptop, ATK, brosur, hingga company profile perusahaan. Tidak lama kemudian, Billy Kaloh mengabarkan adanya surat pesanan senilai Rp70 juta dari Desa Bulutui, namun dengan syarat harus memberikan fee cashback sebesar 10 persen.

Samsul mengaku akhirnya menyerahkan uang sebesar Rp3,5 juta yang disebut untuk kebutuhan Hukum Tua Desa Bulutui. Namun setelah uang diberikan, proyek yang dijanjikan tidak berjalan sesuai kesepakatan.

Masalah semakin memanas ketika pihak investor menolak permintaan transfer dana operasional langsung ke rekening Billy Kaloh. Investor menginginkan dana diberikan secara tunai kepada tim lapangan dengan dokumentasi yang jelas, namun permintaan itu ditolak.

Kerja sama kemudian diputus sepihak melalui pesan WhatsApp. Billy Kaloh disebut berjanji akan mengembalikan seluruh biaya operasional yang telah dikeluarkan investor, namun hingga kini janji tersebut belum direalisasikan.

Samsul mengaku telah berulang kali menagih pengembalian dana sejak Agustus 2025, tetapi tidak mendapat kepastian. Karena merasa dirugikan, dirinya memutuskan untuk memviralkan kasus tersebut agar tidak ada lagi korban lain.

Samsul menegaskan bahwa dirinya memiliki bukti rekam jejak digital, transfer uang, kwitansi, serta dokumentasi terkait dugaan kasus tersebut.

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.